Hipertensi menjadi normal setelah mengkonsumsi Bekatul Beras Merah

Pada penderita Hipertensi biasanya pada saat terjadi peningkatan tekanan darah sekonyong-konyong, sering dirasakan datangnya sakit kepala yang berat dan mendadak,  acapkali bersifat sebagai migraine dan terasa sakitnya pada kepala bagian belakang ( occipital ), sering juga disertai dengan muntah- muntah, mata kabur, wajah kemerahan hingga pendarahan dari hidung. Gejala- gejala yang menonjol, seperti sesak nafas dan berdebar- debar waktu mengeluarkan tenaga saat bekerja berat.

Budi Santosa yang berdomisili di Karangasem Laweyan Solo Jawa Tengah sejak umur 20 tahun menderita tekanan darah tinggi karena ada riwayat keluarga (ibu saya juga penderita hipertensi). setiap kali gejala tekanan darah naik saya pergi ke dokter untuk meminta resep obat penurun tekanan darah dan itu sudah berlangsung hampir 29 tahun. Pada bulan Maret 2010 saya diberitahu rekan kerja saya tentang produk Bekatul yang mampu menormalkan tekanan darah. Mulai saat itu saya rutin minum 1 senduk makan bekatul setiap pagi yang dibuat minuman seperti membuat kopi. Setelah berjalan sebulan saya periksa tekanan darah  dan hasilnya normal. Saya setengah tidak percaya karena sejak umur 20 tahun tekanan darah saya minimal 140 dan sering pusing terutama bagian tengkuk dan rasanya nggak enak sama sekali. Tetapi semenjak minum bekatul Beras Merah secara rutin setiap pagi saya sudah jarang sekali mengalami pusing-pusing.

Dan pada tanggal 29 Desember 2011 saya mengikuti kegiatan Posyandu Lansia di RW.VI Karangasem Laweyan Solo karena pada bulan November 2011 usia saya genap 50 tahun. Pada saat pemeriksaan, tekanan darah saya normal, jadi semenjak saya konsumsi bekatul setiap hari kesehatan saya bertambah baik, bahkan masih sanggup Tamasya di Ranjang Asmara 2 – 3 kali dalam seminggu.

Minum Bekatul merupakan kebiasaan yang sangat baik, karena di dalamnya terdapat banyak zat gizi penting, mulai dari serat, protein, lemak “baik”, hingga vitamin. Bekatul mengandung protein, mineral, lemak (asam lemak esensial), Phytosterosis, Polyphenois, Phospholipids, Beta-sitosterol, Co-enzyme Q10, Omega 3 Fatty Acids, Omega 6 Fatty Acids & Oteic Acid, Dietery Fibres [serat pencernaan], Vitamin Complex (Tocopherols, Tocotrienols, Gamma-Oryzanol), Vitamin B Complex (B1, B2, B3, B5, B6, dan B15/Vital antioksidan) serta nutrisi penting lain yang memiliki khasiat luar biasa sebagai penangkal penyakit-penyakit degeneratif.

Nasi yang kita konsumsi saat ini terlalu bersih/putih, padahal zat yang terdapat pada kulit ari/bekatul sangat baik untuk kesehatan kita, maka untuk melengkapi zat gizi yang kita asup, sangat baik minum bekatul Beras Merah setiap hari sebagai penjaga kesehatan dan anti oksidan yang murah dan sehat betul.

1. Untuk menjaga kesehatan/stamina: 30 gram (1 sendok makan) sehari diseduh 1 gelas air panas/mendidih. Lebih enak dicampur gula merah, gula putih, gula obat (bagi penderita kencing manis), susu, cokelat, sup, bubur kacang hijau, havermut, mi instan, santan kelapa, dll.

2. Bekatul Beras Merah sebagai makanan tambahan bagi pasien dalam proses pengobatan. Dengan tetap memakan obat dari dokter, setelah 1-2 minggu berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk menilai khasiat bekatul sebagai makanan tambahan.
Dosis yang dianjurkan: dimulai dengan 2 x 1 sendok makan (30 gram) pagi dan sore @ 1 sendok makan.

3. Khusus untuk masalah Obesitas ( kegemukan ), 3 x 2sdm munjung gunakan gula khusus(rendah kalori)

Karena ini bukanlah obat maka untuk mendapatkan hasil yang maximal konsumsilah secara teratur .

Diproduksi oleh CV. Bumi Makmur Lestari Sukoharjo Central Java Indonesia
Depkes RI P-IRT NO 806331101277

 

Comments are closed.