Saya pelaku olah raga renang dan tenis lapangan serta gemar Tamasya di Ranjang Asmara, lahir November 1961, berbagai macam suplemen penambah vitalitas telah saya coba, hasilnya setelah bangun pagi badan selalu terasa meriang dan tidak enak badan (kurang fit), bulan Maret 2010 saya bertemu teman yang menjual bekatul “Beras Merah” sebagai makanan tambahan. Dia bercerita bahwa bekatul “Beras Merah” sangat ampuh untuk menambah vitalitas lelaki. Dia memberi tips begini : satu sendok makan penuh Bekatul “Beras Merah” diseduh dengan air panas 250 cc + gula + jahe, kemudian diminum selagi masih hangat.Hasilnya luar biasa, setelah bangun pagi badan terasa fit dan bugar siap untuk beraktifitas. Oh ya untuk yang gemar Tamasya di Ranjang Asmara, tips tersebut diatas diminum dua jam sebelum berhubungan badan, hasilnya wooow tambah keras dan tahan lama…
Salam Dahsyat
Ganang Budi – Surakarta Jateng Indonesia 57145
Bekatul “Beras Merah” berkhasiat tinggi untuk kesehatan kita.
Ayah saya H. Sukarno, usianya sudah 71 tahun. Pada Mei 2006 mengalami gangguan pencernaan dan sudah keluar masuk rumah sakit serta mencoba berbagai macam obat baik kimia maupun herbal. 2 tahun kemudian berangsur-angsur sembuh tetapi badannya kurus kering dan masih lemah. Teman kerja saya melihat kondisi tersebut dan menyarankan untuk menambah asupan makanan dengan bekatul. dan atas saran teman tersebut saya mengenal produk Bekatul “Beras Merah” yang diproduksi oleh CV Bumi Makmur Lestari Sukoharjo Jawa Tengah Indonesia. Semenjak mengkonsumsi Bekatul “Beras Merah” kondisi kesehatan bapak saya semakin bagus dan sehat, bahkan sekarang setiap hari tidak ketinggalan berjamaah di Masjid walau kondisi hujan sekalipun. Dan Alhamdulillah sekarang jarang mengeluh masalah kesehatan. Terima kasih Bekatul “Beras Merah” yang telah mengubah persepsi kami tentang bekatul yang banyak dipandang sebelah mata oleh sebagian besar orang Indonesia.
Salam
Santosa – Klaten Jawa Tengah
Bekatul sehat betul sangat cocok untuk penderita tensi tinggi
Saya mengidap hipertensi sudah 7 tahun, rata-rata terendah 140/100 mmHg, sudah banyak obat dokter & herbal yang mahal saya konsumsi mulai dari Teh Murbei, Chlorophy, Pil minyak Omega, Jelly Gamat, Juice/Pil Mengkudu, Juice Kulit Manggis, Propolis, Juice Seledri/Timun, irisan Bawang Putih, namun hasilnya belum memuaskan. Saat bulan Februari 2012 saya mengikuti program medical checkup tahunan dari perusahaan tempat saya bekerja, alangkah terkejutnya ternyata tensi saya melonjak diangka 180/110 mmHg, namun saya sama sekali merasakan gejala apapun seperti pusing atau yang laiinnya, dan setelah diperiksa dokter spesialis jantung (berdasar hasil EKG) ia menyatakan bahwa pembuluh darah jantung mengalami penyempitan/penyumbatan, dan dokter memvonis bahwa jantung saya harus dipasang Stem/Ring selain minum obat penurun tekanan darah seumur hidup katanya. Mendapatkan vonis seperti ini, saya sempat nyaris putus asa, namun saya percaya 100% pada Allah bahwa kalau saya terus menerus berikhtiar mencari obat yang cocok pasti bias sembuh atas izin-Nya. Selama terapi obat dari dokter, saya rutinkan juga olahraga dan kontrol ketat makanan (diet), bahkan dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan, saya berhasil menurunkan berat badan hingga 10 Kg untuk mencapai berat ideal yang konon katanya bisa mengurangi tekanan darah,…namun selama terapi itu setiap saya check tensi selalu saja berkisar di 150/100 mmHg. Suatu hari Allah menjawab do’a saya, saya bertemu dengan seseorang yang sudah lanjut usia namun sangat segar & sehat penampilannya, ia menyebutkan rahasianya adalah bekatul yang rutin ia konsumsi, ia sebutkan khasiatnya mampu secara nyata mengatasi hipertensi, jantung koroner, kolesterol, gula, dll. Iseng-iseng saya searching pake google tentang bekatul, dan sampailah saya di www.bekatulberasmerah.com, saya segera pesan 10 box langsung ke Pak Budi Santosa sebagai pemilik situs itu. Saya sempet nanya pada beliau berapa lama khasiatnya bisa kelihatan, ia menjawab kurang lebih satu minggu katanya. Saya konsumsi rutin 2×1 sdm/hari (Pagi & Malam), setelah habis 1 box saya mengikuti medical checkup lagi,…Alhamdulillah tensi saya 110/80 mmHg dan tidak pernah naik lagi hingga sekarang, bukan hanya itu, dari dokumen hasil medical checkup yang saya terima, semua status Gula Darah, Kolesterol, Jantung, Ginjal dan Fungsi Hati menunjukkan angka SANGAT normal. Dokter yang memeriksa saya sampai bertanya, apa yang saya konsumsi, saya katakan bekatul, dan dokter itu bilang : “Wah kayanya saya harus nyoba juga nich”. So, vonis dokter untuk operasi pemasangan stem/ring dijantung menjadi hanya cerita atas Izin-Nya. Alhamdulillah. ” Terima kasih Ya Allah.
Mamay Hendrayana – Jakarta
Bekatul Beras Merah, salah satu Nutrisi masa kini untuk segala usia baik orang sehat maupun sakit.
Saya seorang dokter yang telah memulai mengkonsumsi “BEKATUL BERAS MERAH” sejak 3 bulan yang lalu dalam rangka menjalankan apa yang menjadi saran saya ke pasien dengan beberapa penyakit, terutama gangguan metabolik, seperti: Overweight, Obesitas, Dislipidemia, Hipertensi, Hipertiroid, Hiperurisemia, Diabetes Melitus dan sebagainya. Saya sendiri sesungguhnya tidak mengidap berbagai penyakit tersebut. Hanya saja, jika saya mengalami kelelahan, saya cenderung akan mengalami migrain dan membutuhkan anti nyeri, muscle relaxan, dan terkadang kostikosteroid untuk menghilangkan serangan nyeri tersebut, yang bisa bertahan sampai 1 minggu. Sejak saya teratur meminum bekatul beras merah dengan dosis 2 sendok makan rata atau 1 sendok makan muncung tiap pagi, terutama setelah menginjak bulan kedua, saya merasakan peningkatan kualitas stamina tubuh saya. Tidur saya nyenyak. Serangan migrain saya berkurang, kalaupun terjadi, akan sembuh dengan istirahat. Nyeri haid
juga berkurang-hampir tidak ada. Tubuh saya jauh lebih bertenaga lagi.
Sebagai dokter, saya tahu, kandungan asam pangamik (pangamic acid/ Vitamin B15), koenzym Q ten, dan berbagai antioksidan dalam bekatul, sangat dibutuhkan setiap tubuh manusia. Bekatul beras merah menjadi makin bermanfaat karena merupakan produk dalam negeri dengan harga yang sangat terjangkau tanpa pegawet maupun pewarna.
Tentang rasa, bekatul beras merah jauh lebih bisa dinikmati dibandingkan dengan beras putih. Bekatul beras merah adalah salah satu sumber nutrisi yang
sangat bagus, dibutuhkan siapapun di segala usia (entah orang sehat maupun sakit
pada masa kini, dimana nilai gizi pada semua sumber makanan di dunia berkurang), dan asli produk Indonesia yang terjangkau.
dr. Lovelia – Jembatan Dua Jakarta Utara

